DPRD Usulkan Semua Restoran dengan Pendapatan Berapapun Wajib Kena Pajak

KAREBATORAJA.COM, MAKALE — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja mengusulkan agar pemerintah memberlakukan aturan semua restoran dengan pendapatan berapapun wajib kena pajak.

Hal itu mesti dilakukan menyusul minimnya penerimaan daerah dari sektor pajak restoran, akibat dari penerapan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014, tentang Tarif Pajak Daerah yang Dikecualikan. Merujuk Perda tersebut, nilai pendapatan restoran yang dikenakan tarif pajak daerah yang dikecualikan adalah minimal Rp5 juta per bulan. Padahal, menurut catatan para juru tagih dari Badan Pendapatan Daerah, rata-rata pendapatan restoran di Tana Toraja di bawah Rp5 juta per bulan.

“Kalau pendapatan restorannya di bawah Rp5 juta, itu tidak kena pajak. Maka itu kita usulkan agar pemerintah, tentu bersama DPRD, merevisi aturan tentang pajak daerah yang dikecualikan ini,” ungkap anggota Pansus II DPRD Tana Toraja, Kristian HP Lambe, kepada karebatoraja.com, usai rapat konsultasi dengan Bapenda Tana Toraja di kantor DPRD Tana Toraja, Selasa, 25 Oktober kemarin.

Berdasarkan hasil rapat konsultasi itu, Kristian mengatakan DPRD mengusulkan agar semua restoran dengan pendapatan berapapun wajib kena pajak.

“Kita usulkan diratakan saja sebesar 10%. Jadi restoran dengan pendapatan di bawah atau diatas Rp5 juta semua wajib membayat pajak 10%, tidak ada lagi yang dibeda-bedakan,” tegas politisi Partai Demokrat ini.

Sebelumnya, Badan Pendapatan Daerah Tana Toraja menyurati Bupati Tana Toraja untuk melaporkan perihal realisasi pajak daerah dari sektor pajak restoran, yang tidak pernah mencapai target. Hal ini disebabkan karena menurut aturan yang ada, hanya restoran dengan pendapatan di atas Rp5 juta yang wajib kena pajak. Sementara hampir semua restoran di Tana Toraja berpedapatan rata-rata di bawah Rp5 juta per bulan. (Arsyad Parende)

Sumber: Karebatoraja.com, 25 Oktober 2017

Artikel Terkait

Terpopuler