Teka-teki Pajak Mobil Berdasarkan Emisi

FacebookTwitterWhatsAppLineGoogle+

LIPUTAN6.COM | 25 November 2016

Petugas terlihat mencatat hasil pengujian gas buang salah satu kendaraan saat uji emisi di Jalan Proklamasi, Jakarta, Selasa (6/10/2015). Uji emisi gratis tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kualitas udara perkotaan. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Petugas terlihat mencatat hasil pengujian gas buang salah satu kendaraan saat uji emisi di Jalan Proklamasi, Jakarta, Selasa (6/10/2015). Uji emisi gratis tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kualitas udara perkotaan. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah tengah menggodok wacana besaran pajak mobil berdasarkan emisi gas buangnya. Aturan ini untuk menggantikan ketentuan berdasarkan kapasitas mesin yang saat ini diterapkan.

“Itu (aturan pajak berdasarkan emisi) sedang dibahas,” kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub di Jakarta.

Mengenai hal ini, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menanggapi dengan positif.

“Sekarang kan peraturan pajak itu masih berdasarkan cc, ini sudah ketinggalan zaman. Makanya harus diubah, tapi juga harus diperhatikan juga dampaknya. Karena emisi rendah, berarti harus ada insentif, jadi harus disesuaikan,” ujar Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi.

Menurut Pak Yo, sapaan karib Yohannes Nangoi, mewakili agen pemegang merek (APM) Gaikindo menyatakan kesiapannya dalam menyambut aturan baru ini.

“Bagus dong di luar negeri juga sudah begitu, Euro4 juga sudah siap. Kalaupun memang diterapkan, kami siap,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

More in BERITAX
Akun Medsosmu Populer? Siap-siap Kena Pajak
Kesadaran Pajak Masih Minim
Menkeu harapkan pemimpin perusahaan ikut amnesti pajak
Close