Category : Artikel

Adios Zaman Sembunyi Pajak!

“Bagi yang sudah patuh, keputusan kita sudah tepat. Sedangkan bagi yang belum patuh, masih ada kesempatan untuk melakukan pembetulan SPT atau pengungkapan ketidakbenaran. Ini agar terjadi akselerasi pemungutan pajak yang berkeadilan dan reformasi ekonomi yang menunjang pemerataan dan perbaikan kesejahteraan rakyat. Diperlukan perubahan paradigma di semua tingkatan, agar tercipta keserempakan visi dan misi. Selamat datang

Adios Zaman Sembunyi Pajak!

Yustinus Prastowo | Media Indonesia halaman 8, 12 Juni 2017 ~ Bagi yang sudah patuh, keputusan kita sudah tepat. Bagi yang belum patuh, masih ada kesempatan untuk melakukan pembetulan SPT atau pengungkapan ketidakbenaran. Ini momentum emas yang harus dimanfaatkan agar terjadi akselesari pemungutan pajak yang berkeadilan dan reformasi ekonomi yang menunjang pemerataan dan perbaikan kesejahteraan

Era Baru Perpajakan

Kini, tak ada lagi opsi untuk berkelana dan mencari suaka bagi penghindaran pajak. Selagi masih ada waktu, mari bersiap dengan memanfaatkan amnesti pajak, dan berbenah seraya mengakrabi slogan “jika jujur, jangan takut hancur; kalau patuh, tak perlu rikuh”.   Era Baru Perpajakan Oleh Yustinus Prastowo, dimuat di koran KOMPAS  7 Maret 2017 (kolom opini)  

Kontroversi Pajak Tanah

Kontroversi Pajak Tanah Yustinus Prastowo | Koran Tempo hal 11, 22 Februari 2017 Belum lama Pemerintah melempar wacana tentang ekonomi berkeadilan ke publik. Sebuah rancangan kebijakan yang berporos pada upaya pemerataan sumber daya, termasuk kepemilikan lahan yang merupakan salah satu faktor produksi vital. Sebagai sebuah wacana yang hadir di tengah ketimpangan yang menganga dan angka

Tsunami Kasus Pajak di Tengah Reformasi

Tsunami Kasus Pajak di Tengah Reformasi Yustinus Prastowo | Majalah GATRA edisi 1 Maret 2017 hal.24&25 Tsunami itu terjadi persis ketika Pemerintah sedang berupaya menyelamatkan performa penerimaan negara. Setelah bertahun-tahun mengalami shortfall penerimaan dan kepatuhan pajak yang rendah, program amnesti pajak cukup menjanjikan sebagai jembatan menuju reformasi perpajakan yang komprehensif. Apalagi kehadiran Sri Mulyani  menjadi angin


Terpopuler