Ganti Presiden, Begini Dampak ke Perpajakan Amerika

OKEZONE.COM | 11 November 2016

ganti-presiden-begini-dampak-ke-perpajakan-amerika-jaxitrq3ju

JAKARTA – Kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump menang dalam Pemilihan Presiden AS 2016. Trump menang dengan perolehan suara 48,2%. Sedangkan Clinton memperoleh 47,0%. Terpilihnya Trump akan mempengaruhi kebijakan perpajakan Amerika Serikat.

Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan, salah satu ciri dari Partai Republik adalah pemotongan tarif.

“Trump saya kira tetap saja pebisnis, kebijakan ekonomi dan pajak akan moderat, ciri Republik tax cut, kurangi subsidi, perlebar perdagangan bebas, akan ramah untuk bisnis,” kata dia kepada Okezone.

Dia menduga Trump akan menurunkan tarif pajak. Kebijakannya pajak AS diduga akan lebih longgar bagi pengindar pajak. Dikhawatirkan, kebijakannya akan bertentangan dengan kesepakatan negara (G-20) dan Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) untuk memerangi penghindaran pajak.

“Saya khawatir aksi OECD dan G-20 akan terhambat karena Trump juga orang yang terindikasi melakukan tax avoidance, Indonesia mungkin akan terdampak kalau agenda itu gagal atau tertunda,” tukasnya.

(rzy)

Artikel Terkait

Terpopuler

More in CITAX
Pertumbuhan Ekonomi 2016, Pertaruhan Perdana Sri Mulyani
Belanja Pemerintah Diyakini Perbaiki Pajak Pertambahan Nilai
Hingga Oktober, Penerimaan Pajak Baru 64,27%
Close